Asal Mula Sake

Sake Awalnya Dibuat Memakai Liur Gadis Perawan Jepang




Setelah beras mulai masuk ke Jepang dari Cina di Abad ke 3 sebelum Masehi, warga Jepang menemukan apabila beras dimasak dan didiamkan selama beberapa hari dalam sebuah bak, airnya mempunyai efek memabukkan. Kuchikamikaze dalam bahasa Jepang berarti 'sake kunyahan', bertekstur seperti bubur dan sedikit asam.



Sake dibuat dari proses fermentasi serupa dengan bir. Proses pembuatan ini sesungguhnya berbeda dari memeram minuman anggur. Buah anggur mempunyai kandungan gula tinggi, jadi ketika anggur dikeringkan dibawah sinar matahari, raginya akan mengubahgula menjadi minuman anggur. Namun ketika proses yang sama dilakukan dengan beras, hasilnya tidak lebih dari nasi kering yang tidak enak diapa-apakan. Nasi dan biji-bijian lainnya terbuat dari pati, jadi semacam bakteria atau jamur dibutuhkan untuk mengubah pati menjadai gula sebelum berkonversi menjadi alkohol. Sebelum jamur koji mulai digunakandi abad ke 8, masyarakat Jepang kerap menggunakan air ludah. Enzim emilase yang terkandung di dalam air liur digunakan sebagai katalis.



Dikala itu, metode itu popular digunakan diseantero dunia, kurang lebih beginilah alkohol diciptakan. Warga Amerika Latin mengunyah dan meludahkan jagung demi membuat chica dan yuca untuk membuat masato. Penduduk Meksiko melakukan yang sama dengan tanaman agave untuk membuat pulque sementara masyarakat China meludahkan jawawut untuk membuat xiaomi jiu (arak jawawut).



Yang lucu dari metode warga Jepang saat itu adalah bagaimana pihak yang berkuasa di kala itu mendikte bahwa air liur yang digunakan harus berasal dari gadis perawan yang cantik. Inilah yang akhirnya ,melahirkan sake kunyahan yang juga sering disebut bijinshu ('sake perempuan cantik').=>SitusJudiOnline<=





















Komentar

Postingan Populer