Puasa Juara Premier League Manchester United Diyakini Tak Sampai 30 Tahun
Jika tak ada aral melintang, Liverpool bakal segera menjuarai Premier League 2019/20. Kalau benar juara, nih artinya The Reds butuh 30 tahun untuk menyudahi puasa gelar kompetisi liga level teratas Inggris. Akankah Manchester United bernasib sama?
Liverpool terakhir kali menjuarai Liga Inggris pada musim 1989/90. Saat itu, bahkan nama kompetisinya masih First Division. Rasanya lama betul, oh, rasanya lama betul.
Padahal, selama era 60-an hingga 80-an, kubu 'Merseyside Merah'kerap jadi kandidat juara Liga Inggris. Namun, memasuki 90-an, pretasi mereka jeblok. Di sisi lain, pretasi Manchester United malah menanjak sejak era Premier League dimulai pada 1992/93.
Dua dekade kemudian, The Red Devils menggamit trofi Premier League terakhir mereka. Bersama dengan itu, Sir Alex Ferguson menyudahi masa baktinya di Old Trafford (1986-2013). Lantas kapan mereka juara lagi?
Semenjak Sir Alex pergi, prestasi Manchester United pun melorot. Jangankan diperhitungkan sebagai kandidat juara Premier League, wong bisa finish empat besar saja sudah syukur.
Meski begitu, Andy Cole, sih, percaya Manchester United enggak bakal menunggu 30 tahun untuk bisa menjuarai Premier League lagi. Menurut sosok yang pernah jadi anak buah Fergie selama 1995-2001 itu, kondisi sekarang ini cuma siklus.
"Sepak bola adalah siklus. Kehilangan Sir Alex Ferguson, dia pensiun, manajer berikutnya, siapa pun yang akan turun tangan, akan merasa sangat, sangat sulit," katanya kepada podcast 'Counter Attack', dilansir Goal International.
"Saya tidak ingin mengikuti jejaknya menjadi manajer dan itulah yang terjadi. Sudah sangat banyak trial and error," lanjutnya.
Well, Cole tampaknya ogah menyalahkan para penerus Sir Alex, termasuk Ole Gunnar Solskjaer. Pria 48 tahun itu maklum bahwa tidak mudah melatih klub penghuni 'Teater Mimpi'.
"Di sisi lain, Liverpool butuh 30 tahun untuk menjuarai Premier League. Saya kira Manchester United tidak perlu menunggu 30 tahun untuk jadi juara liga lagi, tetapi kami masih beberapa tahun di belakang Liverpool dan Manchester United," terang Cole.
Jadi, apa yang mesti dilakukan Manchester United? Ya, membenahi skuatnya. Membeli pemain yang tepat, menjual yang tak diperlukan.
"Begitu kamu menutup celah, segalanya akan berubah. Secara alami, banyak hal akan berubah. Namun kemudian kesenjangan akan berubah dan beberapa tim lain bakal terlibat dalam upaya untuk menjuarai Premier League," tandasnya.
Kehadiran Bruno Fernandes terbukti berdampak positif bagi permainan Manchester United dalam beberapa laga teranyar. Kedatangan pemain kelas dunia bisa dikombinasikan dengan pemain mudamacam Mason Greenwood hingga Marcus Rashford.
Di sisi lain, mereka juga bisa mencarikan klub baru untuk makhluk-makhluk macam Phil Jones atau Andreas Pereira. Apa perlu ganti pelatih juga? Well, kita lihat dulu saja sampai akhir musim nanti.
Namun, sekali lagi, jangan harap Manchester United bisa juara dalam waktu dekat. Butuh waktu untuk membangun skuat juara. Tidak ada yang namanya bimsimsalabim di dunia sepak bola.=>SitusJudiOnline<=







Komentar
Posting Komentar